20+ Tempat Wisata Turki yang Wajib Kamu Kunjungi Tahun 2020 ini!

14 min read

Blue Mosque - Destinasi Turki

Turki sebagai Negara yang cukup maju dikenal memiliki keragaman budaya yang cukup majemuk karena berada pada dua benua sekaligus yaitu Asia dan Eropa. Tak hanya budaya, Turki juga dikenal memiliki tempat pariwisata yang dikenal epic dan sangat terawat. Mungkin kamu pernah dengar atau pernah mengunjungi Cappadocia? Ya, tempat wisata yang terkenal dengan balon udara super besar yang beterbangan di atas bebatuan unik yang sangat luas ini ternyata terletak di Negara Turki loh.

Referensi Wisata Turki yang Menarik untuk Dikunjungi

Tak hanya Cappadocia, Turki masih memiliki ribuan tempat wisata menarik yang wajib kamu kunjungi tahun 2020 ini. Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

  1. Cappadocia

Cappadocia - Paket Turki WifaTravel

Berbicara mengenai tempat wisata di Turki, pasti Cappadocia merupakan pilihan utama yang akan muncul dalam daftar pencarian. Keindahan alam yang berasal dari bebatuan unik dengan hiasan puluhan balon udara super besar ternyata pernah membuat produser dari film Star Wars tertarik untuk menjadikan latar untuk bermain filmnya. Namun sayang sekali, pihak pengelola tidak mengizinkan proses syuting karena ditakutkan akan mengganggu wisatawan yang lain.

Membahas tentang wisata di Cappadocia tak lengkap rasanya jika tak menyeratakan Goreme sebagai tempat wisata andalan. Ketika berkunjung ke sana kamu akan mendapati banyak bangunan yang terbuat dari bebatuan yang dipahat secara manual loh.

Pernah lihat channel youtube isti ve musab? Ya, mereka adalah pasangan beda Negara yaitu Turki dan Indonesia. Di dalam vlogg mereka sering menampilkan kegiatan liburan di sekitar Negara Turki, salah satunya adalah Goreme di Cappadocia ini. Kegembiraan pun terpancar ketika mereka menaiki balon udara super besar yang beterbangan di atas kota Goreme ini.

Agar dapat menikmati suasana yang hangat dan romantis, wisata balon udara ini dibuka mulai sore hari ketika senja atau matahari turun ke peraduannya atau pada pagi hari di mana matahari baru beranjak. Sorot api dari balon udara yang beterbangan ditambah dengan lampu dari penduduk kota goreme di sore hari membuat pasangan pastinya bertah berlama-lama di sana.

Rute Menuju Cappadocia

Meskipun bukan ibu kota Negara, tetapi Istanbul merupakan kota terbesar dan maju di Negara Turki. Maka dari itu, banyak wisatawan yang langsung menuju Istanbul ketika singgah di Turki. Untuk menuju Cappadocia, perjalanan dimulai dari kota Istanbul ini.

Setelah tiba di Ataturk Airport di Istanbul, perjalanan dilanjutkan menuju Sabiha Gokcen International Airport. Untuk menuju airpot kedua ini anda kamu dapat memilih berbagai moda transportasi mulai dari shuttle service/van dengan tariff sekitar 14 euro (Rp.220.000), shuttle buss dengan tarid per orang 13 TL (Rp.71.500), dan pilihan terakhir adalah Taxi dengan tariff yang paling mahal.

Ketika sudah sampai di daerah Sultanahmet, kamu dapat naik tram menuju stasiun terkahir menuju arah kabatas. Perjalanan selanjutnya menuju Taksim yang dapat ditempuh menggunakan kereta dunikuler dalam waktu 3 menit saja. Setelah tiba di Taksim, kamu harus mencari pemberhentian bus Havatas Airpot Shuttle. Nah, di pemberhentian bus inilah, kamu dapat mencari bus menuju Bandara Sabiha Gokcen Airport. Untuk biayanya sekitar 13 TL saja (Rp71.500).

Untuk estimasi waktu yang dibutuhkan mulai dari pemberhentian bus Havatas Airpot Shuttle menuju Sabiha Gokcen Airport sekitar 90 menit. Namun ketika lalu lintas sedang lancar, waktu tempuh dapat dipersingkat menjadi 30 menit saja.

Setibanya di Sabiha Gokcen Airport, kamu dapat melanjutkan perjalanan menuju Kayseri atau Nevsehir Kapadokya Airport.

  1. Blue Mosque

Blue Mosque - Destinasi Turki

Blue Mosque atau masjid biru adalah destinasi kedua yang wajib kamu kunjungi ketika berlibur di Negara Turki. Memiliki nama asli Masjid Sultan Ahmed, daya tarik masjid biru tak hanya terletak pada keindahan arsitektur bangunan tetapi juga pada kisah sejarahnya yang melegenda. Didirikan pada abad 14 oleh pemerintahan Sultan Ahmed 1 yang berasal dari dinasti Ottoman yang berkuasa saat itu. Pembangunan masjid dimulai pad atahun 1609 dan selesai pada 1616, oleh seorang arsitek terkenal yakni Mehmed Aga.

Sesuai dengan namanya, masjid yang terletak di Istanbul Turki ini memiliki interior design bangunan yang didominasi warna biru. Pada awalnya Sultan Ahmed 1 memerintahkan pada arsitek kepercayaannya untuk membangun sebuah masjid dengan menara yang terbuat dari emas. Namun karena sebuah kesalahpahaman arsitek tersebut justru membuat masjid dengan 6 menara karena emas dalam bahasa turki memiliki arti yang hamper sama dengan enam.

Setelah selesai dibangun sang sultan merasa kecewa karena bangunan yang diimpikan tak sesuai dengan yang diharapkan. Namun, ketika menengok bangunan yang super megah dan indah tersebut Sultan Ahmed justru sangat terpukau dan memuji karya Mehmed Aga tersebut. Untuk menghindari konflik karena menyerupai masjidil haram yang memiliki 6 menara, akhirnya Sultan Ahmed 1 memerintahkan untuk menambah 1 menara lagi, sehingga masjid biru kini memiliki 7 menara yang super megah dan agung.

Rute Menuju Masjid Biru

Masjid biru merupakan destinasi wisata Turki yang terletak di tengah Kota Istanbul. Maka dari itu, tak sulit untuk menemukan masjid biru ini. Bagi kamu turis Indonesia, tentunya perjalanan diawali dari bandara menuju Ataturk Airport yang berada di kota Istanbu.

Setibanya di Ataturk Airport, kamu dapat melanjutkan perjalanan menuju masjid biru menggunakan transportasi umum seperti bus aau taxi. Lokasinya yang berada di tengah kota membuat waktu tempuh yang diperlukan tak terlalu lama, kurang lebih 25 menit saja.

Harga Tiket Masuk

Masjid biru pada dasarnya merupakan sebuah masjid yang masih difungsikan untuk beribadah, maka dari itu pihak pengelola masjid tidak mematok harga khusus untuk dapat berkunjung dan mengelilinginya.

Namun sebagai donasi, para wisatawan biasanya akan diberikan sebuah tiket yang dihargai sebesar 5 lira (Rp19.000).

Jam Operasional

Sesuai dengan peruntukkannya, masjid biru saat ini tetap aktif digunakan untuk ibadah sholat 5 waktu secara tertib. Biasanya masjid akan ditutup selama 90 menit setiap waktu sholat, jadi pengunjung harus menunggu di luar masjid atau masuk untuk melakukan ibadah sholat wajib.

Maka dari itu, kamu sebaiknya datang pada saat pagi hari mulai dari pukul 07.00 waktu setempat sampai menjelang waktu duhur.

  1. Pamukkale

Pamukkale Turki

Satu lagi tempat wisata Turki yang wajib kamu datangi yaitu Pamukkale. Serupa dengan Cappadokia, Pamukkale merupakan salah satu kota yang menyimpan banyak sejarah Turki. Pamukkale adalah sebuah kota kecil yang terletak di sebelah barat Negara Turki.

Terdapat kesamaan lain dari kota Pamukkale ini dengan Cappadocia yaitu memiliki banyak destinasi wisata yang sangat menarik. Salah satu wisata yang cukup menarik perhatian adalah pemandian air panas. Kolam ini memiliki suhu air yang cukup tinggi yakni sekitar 35-100◦C. Hal tersebut disebabkan karena sumber air yang langsung berasal dari lembah-lembah tinggi sekitar Pamukkale.

Baca juga  Paket Wisata Turki yang Wajib Kamu Cobain Tahun Ini!

Satu hal yang membuat pemandian Pamukkale ini tampak begitu cantik karena kolam-kolamnya berada di tebing lembah yang berbentuk berundak-undak  dengan 17 kolam dengan dasar dinding dilapisi Kristal berwarna putih. Hal inilah yang menyebabkan banyak masyarakat turki yang menyebut pemandian Pamukkale ini sebagai Istana Kapas.

Rute Menuju Pamukkale

Untuk mempersingkat waktu dan penjelasan, perjalanan kita akan dimulai dari kota Selcuk, kemudian menuju kota Denizli. Perjalanan dimulai menggunakan kereta menuju Denizli train station. Setibanya di stasiun, kamu cukup berjalan ke arah kiri untuk menemukan Denizli bus station. Di sana kamu cukup membeli tiket metro menuju Goreme Cappadocia, kemudian menggunakan dolmus menuju Pamukkale.

Harga Tiket Masuk Wisata Pamukkale

Harga yang ditawarkan untuk wisata pemandian Pamukkale cukup terjangkau yaitu sekitar 35 Lira Turki saja. Jadi kamu tenang saja untuk masalah dompet, karena harganya yang cukup murah untuk wisata menakjubkan di luar negeri.

Namun bagi kamu yang ingin mencoba mandi di kolam pemandian tersebut, diwajibkan untuk membayar sebensar 32 lira turki

  1. Bursa

Turki sebagai Negara maju di kawasan Eropa dan Asia memiliki pertumbuhan ekonomi yang merata untuk seluruh daerahnya meskipun termasuk ke pedalaman. Tak berhenti di Pamukkale, Turki masih memiliki destinasi wisata menarik lainnya yakni Bursa. Bursa adalah salah satu kota di Turki yang berada di kawasan Kartal, tepi laut Marmara di antara kota Meltepe dan Pendik.

Sebeum dinamakan Bursa, Kota ini dahulunya dinamai Prusa yang terinspirasi dari nama sang raja kala itu. Nama Bursa digunakan ketika kekaisaran Ottoman Orhan Gazi ditaklukan.

Serupa dengan kota lainnya di Turki, Bursa juga terkenal akan destinasi wisatanya yang cukup menakjubkan seperti masjid hijau, Yesil Camii, dan Koza Ham. Sesuai dengan namanya masjid hijau dipenuhi dengan interior design yang didominasi oleh warna hijau dan toska. Sedangkan untuk kota Koza Ham merupakan surganya bagi kalian pecinta sutra. Pasalnya di tempat inilah dijual berbagai macam kain sutra dengan kualitas yang cukup tinggi.

Pernah makan kebab? Apabila pernah, pasti kebab yan anda beli adalah kebab khas turki. Kebab yang memiliki cita rasa segar dan gurih ini cukup digandrungi oleh masyarakat Indonesia karena rasanya yang lezat dan menyehatkan. Namun tahukah kamu bahwa ternyata kebab merupakan makanan asli dari kota Bursa ini loh kawan.

Kamu tertarik berlibur di Bursa? Apabila iya, kamu dapat menuju distrik bursa di kawasan kaki mt Uludag yang memiliki ketinggian lebih dari 2500 mdpl. Meskipun kota kecil tetapi Bursa memiliki banyak distrik di dalamnya seperti Gemilk, Yildrim, Gursu, dan masih banyak lagi.

Lokasi Kota Bursa

Meskipun memiliki jumlah penduduk terbanyak keempat di Turki, tetapi kota Bursa masih memiliki suasana kota yang masih asri dan tenang. Untuk menjangkau kota Bursa caranya cukup mudah karena kota yang satu ini hanya berjarak sekitar 150 km dari kota Istanbul. Suasana yang tenang dan asri tersebut juga didukung oleh lokasinya yang berada di kaki mt Uludag.

Untuk dapat mencapai kota Bursa, kamu cukup menggunakan transportasi umum seperti bus, taxi, atau kereta.

  1. Konya Tropical Butterfly Garden

Pernah dengar penyair legendaris Jalaludin Rumi? Ternyata penyair legendaris tersebut dilahirkan dan dibesarkan di kota Konya ini loh. Terletak di sebelah Selatan Turki, Konya menyimpan sejarah peradaban kuno yang sangat kental, maka tak heran, kota ini menjadi salah satu pusat kebudayaan besar di Turki.

Apabila sedang berjalan-jalan di kota Konya ini, kamu punya beberapa list tempat wisata yang wajib kamu kinjungi, seperti Konya Tropical Butterfly Garden. Ingin melihat pemandangan taman yang asri yang dipenuhi bunga-bunga? Konya Tropical Butterfly Garden adalah pilihan paling tepat. Tak hanya dihiasai oleh ribuan jenis bunga yang bermekaran, taman ini juga menjadi tempat tinggal berbagai macam kupu-kupu yang cantik.

  1. Masjid Alaeddin

Destinasi wisata menarik selanjutnya adalah Masjid Alaeddin. Tempat wisata ini juga menjadi bukti bahwa Konya menjadi kota yang penuh dengan nilai sejarah. Tepat di kota Konya ini dahulunya berdiri sebuah istana Seljuk yang berada di atas bukit. Masid Alaeddin ini merupakan salah satu bagian dari istana tersebut.

  1. Museum Mevlana

Museum Mevlana merupakan tempat yang paling cocok untuk disambangi apabila kamu adalah penggemar seorang penyair terkenal Jalaludin Rumi. Pasalnya museum ini dahulunya merupakan sekolah yang dibangun secara langsung oleh Jalaludin Rumi sekaligus menjadi tempat peristirahatan terkahirnya. Maka dari itu, tak heran sekitar 1,5 juta pengunjung setiap tahunnya berkunjung ke museum penuh sejarah ini.

Tak hanya masalah sejarah, museum Mevlana juga menjadi rumah bagi ribuan bunga mawar yang sedang bermekaran. Bunga mawar tersebut terdiri dari berbagai macam jenis dan warna yang sangat menari perhatian para pengunjung. Ketika musim bunga tiba, Museum Mevlana juga disebut sebagai istana kebun mawar.

  1. Seljuk Tower

Apabila dubai punya Burj Khalifa, Turki tak mau kalah dengan memiliki Seljuk Tower. Dibangun pada tahun 2006, Seljuk Tower menjadi gedung pencakar langit tertinggi di Turki. Seljuk Tower dibangun pada masa kejayaan kesultanan Seljuk, yang kini dialihfungsikan menjadi pusat perbelanjaan di Konya. Pantas saja disebut sebagai gedung pencakar langit, ternyata Seljuk tower memiliki ketinggian sekitar 163 meter dengan 42 lantai.

  1. Izmir

Belum puas dengan referensi tempat wisata di turki yang telah kami jelaskan di atas? Tenang, kami masih punya banyak info menarik lainnya tentang tempat wisata menarik di Turki, salah satunya adalah kota Izmir.

Kota nomor tiga terbesar di Turki ini memiliki peradaban manusia yang cukup maju dan sekuler. Terletak di sebelah barat Turki, Izmir menyimpan puluhan destinasi wisata super menarik yang dapatb menjadi referensi perjalanan wisata kamu selanjutnya. Simak ulasannya berikut ini yaa!

  1. Masjid Yali

Destinasi wisata pertama yang wajib kamu kunjungi ketika berada di kota Izmit adalah masjid Yali. Meskipun tak sebesar masjid turki liannya seperti masjid biru, tapi masjid Yali tetap tak mengalami penyusutan jumlah pengunjung.

Salah satu penyebab masjid Yali selalu ramai pengunjung karena lokasinya yang berada di satu wilayah yang sama dengan destinasi wisata andalan kota Izmit yang lain yaitu Clock Tower.

  1. Clock Tower (Saat Kolesi)

Pernah melihat drama turki dengan scene pemain utama yang sedang member makan burung-burung merpati? Apabila pernah, mungkin tempat yang digunakan sebagai latar adalah Clock Tower. Puluhan burung merpati yang terbang bebas ditambah dengan lokasinya yang berada di tengah kota Izmit membuat Clock Tower menjadi incaran para wisatawan domestic maupun mancanegara untuk menghabiskan waktu liburan.

  1. Laut Aegean

Setelah puas berfoto-foto di masjid Yali dan Clock Tower, perjalanan dapat anda lanjutkan menuju laut Aegean. Lokasinya yang berpapasan langsung dengan laut membuat kota Izmir memiliki banyak pantai dengan salah satu yang terkenal adalah pantai Aegean.

Baca juga  Pertama Kali ke Turki? Yuk Simak Beberapa Traveling Tips Turki Berikut!

Apabila kurang puas menikmati suasana pantai di siang hari, kamu dapat menyewa penginapan di sekitar pantai Aegean. Tak perlu khawatir soal harga, penginapan di sana dibandrol dengan harga yang cukup murah kok.

  1. Ephesus

Meskipun namanya sedikit unik dan berbeda dengan bahasa Turki, tetapi Ephesus  menjadi destinasi wisata yang sangat padat dan ramai oleh pengunjung loh. Ephesus merupakan kota yang dahulunya merupakan peradaban Yunani pada masa pemerintahan Romawi.

Akibat gempa besar yang terjadi pada tahun 614 silam, bangunan yang berada di Ephesus hancur dan menyisakan puing-puing bangunannya saja. Namun  justru sisa bangunan tersebutlah yang menjadi daya tarik utama di Ephesus ini.

  1. Kusadasi

Ingin tempat wisata dengan suasana yang berbeda? Apabila iya kota kusadasi merupakan destinasi wisata pilihan yang tepat. Kuasadasi merupakan pelabuhan kapal pesiar yang cukup besar di kawasan Mediternia Turki, maka tak heran Kusadasi menjadi kota dengan jumlah pengunjung yang cukup padat.

Serupa dengan kota-kota lian di turki, Kusadasi juga menyimpan banyak destinasi wisata menarik lain yang cocok untuk kamu kunjungi ketika berada di Turki.

  1. Pulau Pigeon

Destinasi wisata pertama yang dapat kamu kunjungi adalah pulau pigeon. Terletak di lintasan 350 meter dari pulau kusadasi, pulau pigeon menjadi bukti kemakmuran benteng Bizantium pada abad ke-13.

Untuk mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan, kamu dapat berduduk-duduk di kafe dan sambil minum hot cappuccino di samping laut dengan hiasan kapal-kapal yang sedang berlayar di tengah laut. Pemandangan di pulau pigeon akan jauh lebih indah ketika matahari sudah menuju peraduan untuk beristirahat sejenak.

  1. Pelabuhan Karvansary

Belum puas dengan pemandangan di pulau pigeon? Apabila belum, kamu dapat melanjutkan untuk berplesir menuju pelabuhan Karvansary. Selain pemandangan daerah pesisir yang sejuk dan menenangkan, kamu juga dapat belajar sejarah di pelabuhan karvansary. Kenapa? Karena pelabuhan yang satu ini menyimpan berbagai macam bukti sejarah oleh peradaban kuno.

Dibangun oleh Okuz Mehmet Pasa pada tahun 1618, pelabuhan Karvansary memiliki puluhan bangunan peninggalan masyarakat abad ke-18.

Meskipun berada di daerah pesisir, kamu tak perlu khawatir untuk masalah perbelanjaan. Di depan dermaga banyak sekali kios atau toko yang menjual berbagai macam pernak-pernik khas turki yang dapat kamu jadikan oleh-oleh untuk saudara dan teman-teman di Indonesia.

  1. Ladies Beach

Tak habis-habisnya wisata yang berbau pantai di kota Kusadasi ini, salah satunya adalah Ladies Beach ini. Memiliki nama local Kadinlar Denizi, Ladies Beach ini terletak di daerah perkotaan sekitar dua km dari kota Kusadasi.

Apabila bosan hanya duduk-duduk menikmati pemandangan pantai yang menawan, kamu dapat mencoba bermain air melalui berbagai wahana yang disediakan oleh pihak pengelola.

Satu tips bagi kamu yang ingin berplesir di Ladies Beach yaitu hindari untuk berkunjung di hari kerja atau weekday karena lalu lintas akan mengalami kemacetan. Untuk itu, coba datanglah pada weekend di bulan juli dan agustus karena 2 bulan tersebut merupakan musim panas yang sangat cocok untuk bermain di pantai.

  1. Galata Bridge

Ingin suasana romantic dengan kelap-kelip lampu di sepanjang jalan? Jawabannya yaitu Galata Bridge. Galata Bridge memiliki keunikan tersendiri yang apabila dibandingkan dengan wisata jembatan lainnya. Kenapa? Karena di bawah jembatan ini terdapat berbagai macam kafe dan restoran yang berjajar rapi menunggu para pengunjung untuk bersantap ria.

Didesain menggunakan dua campuran kebudayaan yaitu eropa dan asia, Galata Bridge memiliki interior yang sangat megah dan menawan. Maka tak heran banyak wisatawan domestic maupun mancanegara yang berduyun-duyun datang ke tempat ini.

Untuk mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan, usahakan kamu datang pada sore menjelang malam hari yaa!. Kenapa? Di malam hari kamu akan mendapati pemandangan yang menakjubkan dari berbagai lampu yang berkelap-kelip seakan melambai ingin disambangi. Tak hanya itu, kamu juga dapat menikmati pemandangan teluk Golden Horn di malam hari yang sangat indah.

Lokasi dan Rute Menuju Galata Bridge

Sebagai kota terbesar di Turki, Istanbu menyimpan banyak sekali tempat wisata yang sangat menarik. Salah satunya adalah wisata Galata Bridge. Jembatan ini dibangun di atas laut Golden Horn yang mampu menghubungkan wilayah Istanbul kota lama Istanbul kota modern di distrik Galata da Pera.

Dikarenakan berada di kawasan Istanbul, maka rute perjalanan menuju Galata Bridge ini cukup mudah untuk dilalui. Setibanya di Ataturk Airport, kamu dapat melanjutkan perjalanan menuju Galata Bridge menggunakan transportasi umum seperti Bus atau taxi.

  1. Fethiye

Masih tersisa satu kota di Turki yang wajib kamu datangi ketika berada di Turki yaitu Fethiye. Ketika sedang rindu cuaca panas dengan hembusan angin sepoi-sepoi yang ditemani dengan deburan ombak di Indonesia, Fethiye merupakan tempat yang paling cocok. Kenapa? Karena Fethiye menyimpan keindahan laut yang sangat menakjubkan, tak kalah dengan pantai Tanah Lot di Bali.

Di pantai Fethiye ini, kamu dapat melakukan berbagai aktivitas kesukaanmu seperti memancing, parasailing, berenang, kano, dan masih banyak lagi. Tak hanya wisata laut, Fethiye juga memiliki spot hiking berupa lembah dan gunung dengan trek sepanjang 500 km antara Lycian Way-Antalya.

Bagi kamu yang suka menjajal adrenalin, dapat mencoba olahraga paralayang yang memacu detak jantung. Tak hanya itu, bagi kamu yang ingin berlibur mewah dan elegan dapat mencoba kapal pesiar yang mampu membawamu ke pantai, goa laut, laguna, dll.

Tak perlu khawatir untuk masalah akomodasi, sebagai kota pariwisata, Fethiye memiliki fasilitas yang cukup lengkap mulai dari masjid, hotel, restoran, dll.

Rute Menuju Fethiye

Jalur Udara

Untuk mempersingkat waktu, perjalanan menuju Fethiye dimulai dari daerah Antalya kemudian Dalaman. Waktu tempuh dari Antalya menuju Dalaman sekitar 3 jam, kemudian untuk waktu tempuh dari Dalaman menuju Fethiye hanya 1 jam saja.

Jalur Darat

Untuk rute darat, kamu dapat menggunakan fasilitas jalan tol D400 yang menjadi penghubung antara sisi utara dan sisi timur Fethiye.

Jalur Laut

Selain jalur darat dan udara, untuk menuju Fethiye juga dapat ditempuh menggunakan jalur laut. Perjalanan diawali dari pelabuhan terdekat menuju Fethiye. Selain pelayaran komersil, kamu juga dapat menggunakan kapal pelayaran pribadi yang lebih nyaman. Dengan moda transportasi ini kamu akan mendapatkan makan siang dan mampir ke beberapa tempat wisata lainnya.

  1. Istiklal Street

Mendengar kata istiklal, pasti warga Negara Indonesia sudah tidak asing lagi. Di Indonesia, istiklal telah digunakan sebagai nama masjid besar di ibu kota Jakarta. Sedangkan untuk Negara Turki, nama Istikal digunakan sebagai sebuah jalan yang terletak di Istanbul.

Memiliki panjang sekitar 1,4 km, Istiklal Street mampu menghubungkan jantung kota Istanbul dengan Taksim Square. Dapat dikatakan Istiklal Street ini menjadi pusat peradaban masyarakat Istanbul karena di sepanjang jalannya terdapat berbagai macam toko, galeri, bioskop, kafe, dan masih banyak lagi.

Baca juga  Pertama Kali ke Turki? Yuk Simak Beberapa Traveling Tips Turki Berikut!

Karena merupakan sebuah jalan, maka setiap orang diperbolehka melewati Istiklal Street ini tanpa dipungut biaya sedikitpun alias gratis. Maka dari itu, banyak turis domestic maupun mancanegara yang berlalu lalang di Istiklal Street setiap harinya.

  1. Hagia Sopha

Tak hanya masjid biru yang menjadi ikon keagamaan, Negara Turki masih memiliki Hagia Sopha sebagai symbol keagungan agaman islam di Negara tersebut. Pada awal pendiriannya, Hagia Sopha merupakan sebuah gereja di era pemerintahan Byzantium Roma. Setelah diaklukkan oleh Konstantinopel, Hagia Sopha baru dialih fungsikan menjadi sebuah masjid.

Karena dahulu merupakan sebuah gereja, tentu saja banyak symbol-simbol agama Kristen di sekitar Hagia Sopha. Namun, kini sudah dirombak untuk lebih mencerminkan fungsinya sebagai tempat peribadatan umat muslim. Contohnya, patung bunda maria yang diganti dengan tulisan kaligrafi super besar dan mewah.

Harga Tiket Masuk Hagia Sopha

Turki sebagai Negara dengan nilai sejarah keislaman dan peradaban kuno, tentu memiliki banyak sekali museum. Maka dari itu, pemerintah Turki berinisiatif untuk membuat museum pass yakni kartu yang digunakan untu masuk ke seluruh museum yang berada di Turki. Museum-museum tersebut antara lain hagia Sopha, Yidiz Palace, Rumeli Hizri, Istanbul Fethiye Museum, dan masih banyak lagi.

Untuk membuat museum pass tersebut, anda harus menyerahkan bukti paspor termasuk paspor kiddos. Harga yang ditawarkan untuk membuat kartu tersebut sebesar 85 lira turki. Namun sayangnya museum pass tersebut hanya dapat digunakan selama 5 hari saja. Jika lebih dari waktu yang dtentukan maka, kamu harus memperbaruinya.

Apabila tak ingin mengunjungi berbagai macam museum di Turki, kamu juga diperbolehkan hanya membeli tiket masuk menuju Hagia Sopha dan Topkapi Palace dengan harga 80 lira turki.

  1. Topkapi Palace

Satu lagi bukti bahwa islam pernah berjaka dan mengambil kekuasaan penuh atas turki yaitu dengan hadirnya Topkapi Palace. Pada masa kekaisaran Turki jaman dahulu Topkapi Palace digunakan oleh Sultan Ottoman Turki sebagai tempat tinggal. Seiring berjalannya waktu, istana ini sekarang telah dialihfungsikan menjadi sebuah museum. Ngomong-ngomong masalah museum, museum pass yang telah kamu buat di Hagia Sopha juga dapat digunakan sebagai tiket masuk ke Topkapi Palace loh.

Ketika kecil kamu pasti pernah dong nonton film Disney? Di mana banyak latar yang digunakan adalah sebuah istana yang megah dan mewah. Namun, apakah kamu pernah membayangkan istana megah dengan sentuhan islam didalamnya? Apabila iya, maka Topkapi Palace inilah yang dapat menggambarkan bayangan kamu selama ini.

Setibanya di museum ini, kamu akan disambut dengan taman yang dipenuhi dengan pephononan hijau ditambah dengan bunga yang bermekaran. Tampak dari kejauhan, kamu akan melihat pintu gerbang besar yang megah dengan lapisan marmer di sekelilingnya. Tak hanya itu, ukiran kaligrafi yang menawan juga terpampang di sekitar pintu gerbang tersebut.  Di samping pintu gerbang tersebut terdapat dua menara besar yang menjulang tinggi bak di negeri dongeng.

Jam Operasional Topkapi Palace

Untuk dapat mengunjungi museum Topkapi Palace, kamu dapat berkunjung setiap hari kecuali hari minggu mulai pukul 09.00 – 18.00 waktu setempat.

Lokasi dan Rute Menuju Topkapi Palace

Istana megah yang kini berubah menjadi museum ini terletak di kota Istanbul, tepatnya di Cankuratan, 34122 Fatih Istanbul Turki.

Untuk masalah akomodasi kamu tak perlu khawatir karena Topkapi Palace ini terletak di pusat kota Istanbul , jadi banyak sekali kendaraan yan berlalu lalang dan dapat membantumu menuju kesana seperti bus, kereta, dan taxi.

Selain itu, lokasi dari museum ini sangat berdekatan dengan kawasan wisata lain seperti Hagia Sopha. Jadi, sekali berkunjung ke Istanbul kamu dapat mengunjungi berbagai macam tempat menarik lainnya.

Tiket Masuk Topkapi Palace

Sudah kami jelaskan di atas bahwa apabila kamu telah membuat museum pass, kamu dapat mengunjungi seluruh museum di turki tanpa perlu membayar lagi. Sayangnya, kartu tersebut hanya memiliki masa waktu selama 5 hari. maka dri itu, banyak wisatawan mancanegara yang enggan untuk membuatnya.

Namun tak perlu khawatir, apabila tak memiliki museum pass pun, kamu tetap diperbolehkan masuk kok, namun dengan membayar sejumlah uang. Untuk dapat menikmati keindahan museum yang super besar dan megah ini kamu diwajibkan untuk membayar sebesar 20 lira turki.

  1. Gunung Nemrut

Tak hanya sejarah kejayaan islam, ternyata Turki juga menjadi tempat bersejarah bagi peradaban yunani dengan kepercayaannya terhadap dewa. Pada abad ke 62 SM, raja Antiochus I Theos of Commagene berinisiatif untuk membangun sebuah pemakaman yang disekelilingnya didirikan patung-patung besar dirinya. Tak hanya patung dirinya, raja Antiochus juga menambahkan dua patung singa, dua patung elang, dan patung dewa-dewa kepercayaan yunani.

Rute Menuju Gunung Nemrut

Sebelum membahas rute untuk menuju gunung ini, ternyata wisata gunung nemrut ini hanya dibuka pada bulan April-Oktober saja . kenapa? Karena Turki memiliki empat musim, di mana selain bulan tersebut salju turun dengan derasnya yang membuat seluruh wilayah gunung nemrut tertutup salju. Apabila dibiarkan tentunya sangat berbahaya bagi keselamatan para pengunjung.

Jalur Udara

untuk memulai rutenya, kamu dapat mengambil perjalanan ke bandara terdekat dari wilayah gunung nemrut yakni Bandara Adiyaman yang berjarak sekitar 15 km. sedangkan untuk menuju gunung nemrut dari wilayah Adiyaman, kamu dapat menggunakan minibus khas turki yang disebut Dolus.

Jalur Darat

Meskipun berada di daerah pegunungan yang rutenya cukup terjal, tetapi hebatnya pemerintah Turki tetap memerhatikan kondisi rute yang digunakan loh, salut!. Selain itu, terdapat terminl bus dari segala penjuru mulai dari Malatya (100 km), Kahta (43 km), dan Adiyaman (80 km).

Karena akses jalannya yang cukup terjal, banyak wisatawan yang memilih paket wisata dengan fasilitas menginap satu hari. Satu kelebihan apabila kamu memilih untuk menginap di gunung nemrut yaitu dapat melihat matahari terbit (sunrise) dan matahari tenggelam (sunset) di satu tempat.

  1. Galata Mevlevihanesi

Kamun pernah nonton pertunjukan tari sufi? Ternyata tarian yang sangat popular karena gerakannya yang memutar terus meerus tersebut berasal dari Negara Turki loh. Untuk dapat menonton pertunjukan tari sufi secara langsung di Turki, kamu dapat mengunjungi Galata Mevlevihanesi. Pertunjukan tari sufi di Galata Mevlevihanesi merupakan pertunjukan yang paling terkenal dan diincar oleh para wisawatan.

Kamu dapat mengunjungi Galata Mevlevihanesi ini di Tunel Squar, di ujung Istiklal Cadessi dengan jam operasioal setiap hari pukul 19.30. untuk dapat menikmati tarian sufi yang khas, kamu diharuskan membayar sebesar 50 lira turki (untuk dewasa) dan 40 lira turki (usia di bawah 40 tahun).

Demikian ulasan lengkap mengenai berbagai macam referensi tempat wisata Turki yang sangat menarik untuk dikunjungi. Semoga artikel ini bermanfaat, terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *